Viewing: genshin-yang-penuh-impact

Image Alt Text

Sudah lama saya tidak posting sesuatu di sini.

Bukan berarti saya sudah menelantarkan situs ini ya. Hanya saja saya belakangan sibuk bermain game yang sedang heboh saat ini: Genshin Impact.

Genshin Impact ini game yang sekarang sedang sangat digandrungi banyak orang (kebanyakan wibu). Gratis dimainkan dari Playstation, PC, iOs, Android, dan sepertinya nantinya Switch.

Saya ingin curhat di sini tentang hal-hal yang saya rasakan waktu bermain Genshin.

Kejutan Kecil di Setiap Sudut Dunia.

Bagi saya game ini berpusat di petualangan dan eksplorasi.

Momen-momen paling bahagia saya dalam game ini datang dari melihat hal-hal baru,
saat membuka peta sedikit demi sedikit. Tak pernah berhenti ada kejutan di setiap penemuan baru. Baik itu hewan baru, pemandangan baru, harta karun baru, ataupun musuh baru.

Dunia dalam Genshin ini luas dan penuh. Kalau tidak berhati-hati waktu bermain, kamu bisa dengan gampang teralihkan melakukan hal-hal yang tidak kamu rencanakan.

Niat hati ingin pergi ke pantai, eh ada perkemahan musuh di situ, eh ada pohon cabe di situ, eh ada peti harta di situ, eh ada tuyul di situ... Tahu-tahu kamu sudah ada di puncak gunung, 2 kilometer jauhnya dari pantai yang tadinya kamu tuju.

Tapi di situ saya merasa asyik.
Tak terhitung jumlahnya saya merasa super girang sambil berseru "Wah apa ini? Apa ini?".

Salah satu impian saya dalam game ini adalah hafal cara pergi ke berbagai tempat tanpa perlu lihat mini map.

Kisah Berbasis Mitologi yang Menggetarkan Hati

Sesuai judulnya, Genshin.

God of Origin. Original God. Atau mungkin God of Genesis.

Menceritakan tentang dunia yang berisi banyak dewa-dewi.

Pada dasarnya tidak terlalu beda dengan kisah-kisah Odin sekeluarga, atau Zeus sekeluarga. Dia memiliki segala kekuatan kisah yang berbasis mitologi. Para penulis paham mengapa cerita-cerita mitologi Yunani, Nordik, dan sebagainya itu bertahan dan diceritakan terus selama ribuan tahun sampai sekarang. Cerita-cerita ini penuh mukjizat dan mewakili isi psikologi manusia (archetype) dengan lekat.

Sering sekali saya merasa tersentuh akan berbagai penggambaran majestik dan besarnya skala cerita ini.

Sebagai contoh, dalam bab prolog, ada sebuah pohon raksasa yang sangat signifikan bagi cerita salah satu dewa. Saat kita (tokoh utama) mendengarkan penuturan kisah dari seorang penyair yang bercerita tentang sejarah dewa-dewi di tempat itu, pohon ini diberi fokus kamera dan ditunjukkan keagungan dan kecantikannya. Sejak saat itu saya jatuh cinta dengan pohon ini.

Musik dan Pemandangan

London Philharmonic Orchestra.

Serius. Ga main-main.

Setiap hari saya menggumamkan lagu menu selamat datang.
Setiap hari saya menggumamkan lagu-lagu tema setiap area.

Di satu kesempatan, saya sedang berdiri di samping tebing lautan. Langit malam. Lalu tiba-tiba musik berubah sedikit demi sedikit, sambil perlahan muncul cercahan cahaya ufuk di balik awan. Langit mulai membiru... dan menguning... sambil diiringi musik yang berubah semakin megah dan cemerlang.

Di titik itulah saya tahu saya yakin game ini tidak pantas dimainkan secara gratis.

Level Polesan yang Tidak Main-Main di Berbagai Aspek

Banyak orang di internet yang setuju dengan saya.

"Game kayak gini gratis?"

Serius. Tingkatan polesan yang saya lihat di sini, hanya untuk bab prolog saja, game ini sudah setara dengan game AAA yang berharga 40-50 USD. Kalau kita hitung termasuk prolog plus bab pertamanya, saya taksir game ini bernilai sekitar 70-80 USD.

Kamu bisa rasakan kerja keras para tim kreatif membuat dunia Genshin penuh berisi dan hidup. Tidak hanya cantik, tapi juga menggetarkan hati.

Kalau mau dicari kelemahannya, mungkin banyak model NPC yang didaur ulang. Tapi buat saya itu tidak masalah.

Sayang sekali game ini gratis dan bertumpu pada penjualan barang-barang dalam game. Jadi saya tidak bisa berkontribusi pada pengembangan game ini secara tradisional. Saya jadi harus berpartisipasi ke dalam kegiatan yang sering disebut dengan "gacha".

Deretan Karakter yang Unik dan Luas

Kamu familiar dengan orang-orang yang membuang jutaan rupiah hanya untuk mendapatkan karakter game favoritnya?

Yap, game ini berpotensi membuat kamu jadi salah satu di antara orang-orang bodoh itu. Termasuk saya.

Genshin di saat penulisan ini punya sekitar 29 karakter yang bisa dimainkan (dan akan terus meningkat jumlahnya). Semuanya punya karakter kuat yang integral dalam cerita.

Selain dari cerita, Genshin juga memberikan kesempatan kita mengenal lebih jauh karakter-karakter tersebut dengan sistem "pertemanan". Sistem ini datang dari asumsi bahwa kita adalah "pengelana" yang senantiasa bertualang di dunia Genshin.

Pada suatu titik, kalau kita beruntung (baca, berhasil dapat dia dalam gacha), karakter-karakter ini akan memutuskan untuk ikut berpetualang dengan kita. Semakin sering kita bermain menggunakan karakter tersebut, pertemanan kita dengan dia akan meningkat dan kita akan mengungkap deskripsi lebih jauh tentang mereka. Semakin kenal akrab gitu.

Semua karakter dalam game ini berkarisma dan multidimensional. Bahkan karakter yang saya pribadi tidak suka sekalipun, harus saya akui, telah didesain dengan penuh perhatian dan ketelitian.

Hiburan Pamungkas dan Aspek Sosial

Genshin Impact, buat saya sekarang adalah hiburan pamungkas. Dia punya segalanya yang saya cari dari entertainment.

Namun ada satu lagi yang tak kalah penting dari semua poin di atas.

Genshin sangatlah populer di kalangan pertemanan saya. Saya sangat senang bisa heboh bermain, dan melihat teman-teman saya juga heboh bermain. Terkadang bermain bersama menghadapi musuh-musuh sulit. Terkadang saling membantu dalam mencari strategi.

Aspek sosial ini membuat saya merasa sangat terpenuhi, dan merasa telah menggunakan waktu dengan sangat baik. Berfoto bersama setelah boss raid, jalan-jalan sambil bercanda. Sungguh sebuah berkah di dunia sosial online.

Saya berharap, paling tidak, tiga tahun ke depannya Genshin Impact akan tetap populer, dan terus memompa konten-konten berkualitas seperti sekarang.